Pamela Halomoan, Animator Wanita


Setelah Rini Sugianto berhasil menjadi animator asal Indonesia yang membuat film animasi Tin-tin, kini hadir juga illustrator muda Indonesia berusia 19 tahun bernama Pamela Halomoan. Karya Pamela telah dinikmati masyarakat Singapura, Amerika, Inggris dan Turki. Tidak hanya itu, karakter yang Ia buat telah berhasil menarik perhatian banyak pengunjung saat dipamerkan di Singapore Game Toy Comic Convention.
 

Kemampuan menggambar dan keahlian menggunakan beragam software desain mengantarkan Pamela Halomoan melanglang buana. Karya dara berusia 20 tahun kelahiran Jakarta ini dipamerkan di Singapura, Turki sampai Italia. Ia juga didapuk menjadi desainer kreatif di ritel fashion terkemuka Reebonz Pte Ltd. Singapura, yang bertanggung jawab mengurus desain web dan grafis.


Pamela HalomoanAdapun sebagai desainer lepas, Pamela mengurus produksi, membangun aplikasi animasi, company branding, membuat ilustrasi dan perumusan konsep untuk proyek dan produk. “Saya senang berekspresi melalui visual. Bagi saya, visual berarti ribuan kata. Saya bisa menyampaikan sesuatu lewat karya saya tanpa banyak bicara,” tutur lulusan Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) Singapura, beasiswa dari Kementerian Pendidikan Singapura atas kemenangannya di ajang Character & Licensing Expo Asia (CLEA) 2010, ini.

Pamela tertarik pada dunia desain karena sejak kecil hobi menggambar. “Kemudian, terinspirasi oleh Ayah dan Kakak yang bekerja sebagai arsitek dan mempunyai skill menggambar yang luar biasa,” imbuh penikmat bermain flute dan makan ini. Ke depan, ia berencana balik ke Indonesia dan bergabung dengan tim kreatif VA & Co. Tim ini dimulai oleh dua desainer internasional muda, Febby Tan dan Alexis Brille. “Mereka mengubah nama tim menjadi VA & Co. ketika saya bergabung,” ujar Pamela. VA & Co. juga merangkul beberapa ilustrator, technical director dan programmer untuk berkolaborasi, menggabungkan visi misi dan bekerja sama mengerjakan beragam proyek.

“Bagi saya, berjuang dengan menggabungkan pemikiran, keahlian dan network yang berbeda akan jauh lebih efektif daripada memaksakan diri, merasa Anda bagus di semua bidang dan mampu mengontrol semuanya sendiri,” ungkap Pamela yang pernah menjadi desainer kreatif di Dua M (Singapura), Tuber Productions (Singapura) dan Multiply Indonesia.(*)

No comments:

| Copyright © 2013 Indonesia Paradise